Minggu, 29 Juni 2014

Cerita Dewasa | Ngentot Dengan Liana Si Gadis Seksi

3 Tahun yang silam saya punya pacar berasal dari Kota Pamekasan, akan tetapi status pacar itu hanya disandang selama 5 bulan dan akhirnya memutuskan untuk menadi Teman Tapi Mesra saja. Dalam Jangka 2 Tahun Dia sudah tidak lagi menghubungi saya dan ketika saya yang menghubungi malah cewek lain yang menjawabnya “Nomor yang anda Putar Salah” Jawabnya dari seberang.

Selama itu saya sudah tidak berhubungan dengan dia lagi bahkan tiga cewek antri yang siap menjadi pasangan hidupku, sebut saja Liana, Aini dan Naila. Ketiganya sama-sama cantik dan seksi, kulihat Bodinya sungguh Mulus Luar biasa dan Keningnya Tampak licin. Mereka bener-bener membingungkanku untuk menentukan pilihan.

Setiap hari mereka nelfon secara bergantian yang tentunya waktunya sudah saya atur, Pagi Liana, Siangnya Aini dan Sore harinya Naila. ketiga sudah saling kenal dan bahkan sangat akrab, itulah yang lebih membingungkan lagi selain kecantikan mereka. Cara bicaranya sungguh membangunkan seluruh bulu tubuhku. Tidak hanya bulunya saja yang bangun, yang berbulupun juga bangun.

Makin hari mereka semakin akrab dan menggoda dengan berpakai cukup mini, mereka memakai baju tapi semua nya tidak ada yang samar, terlebihnya lagi Payudaranya yang besar bagaikan Kelapa Muda yang masih segar. Dari pinggang dia pakai Rok yang sangat ketat dan transparan sehingga membuat hati semakin deg-degan, semakin deg-degan suhu semakin panas dan menegang.

Pagi hari, Liana Menelfonku dan minta agar dia boleh datang kerumahku, katanya sich dia ada sesuatu yang mau di omongin sama aku.
Kring….Kring…..Kring….!
“Ya Halo” sapaku
“Halo juga mas”
“Ini siapa, Dimana?”
“Aku Liana Mas, Kamu Lupa ya..?”
“widih Si cantik Nelfon” Rayuku…, “ada apa?” Tanyaku lagi
“Mas, Boleh Ga’ aku main kerumahmu…?”
“Boleh, Kapan..?”
“Gimana Kalau Sekarang..?”
“Pas sekali, mumpung disini aku lagi sendirian ne”
“bener ne mas..?”
“Ya Benar..!”

Aku kabulkan permintaannya untuk kerumahku, sepertinya dia sangat senang sekali karena aku mengijinkannya dia untuk datang kerumahku.

“Tok..tok..tok.. Bunyi Pintu.
“Ya Masuk” Jawabku

Ketika yang mengetuk pintu masuk ternyata si Liana datang dengan pakaian yang transparan membuat mataku terbelalak, aku perhatikan mulai dari atas sampai kebawah, dalam hatiku berkata “Inilah yang aku dambakan”.
“Mass, Kok Kaget Gitu sich..? Pasti ga’ suka dengan kedatanganku ne” Teriaknya
“Siapa juga ga’ suka, justru aku sangat suka, apalagi kulihat tubuhmu…..eh keceplosan..”
“Mas..Mas… Gini lo mas…” Dia mendekatkan dan merapatkan bibirnya pada bibirku.

Tingkah lakunya sungguh membuatku teller,  aku semakin tidak kuat menahan Mr. P ku karena Dia mengecup bibirku dengan tangannya yang meraba Mr. P ku. Aku mulai pasrah dan aku mengikuti kemauannya, semakin lama dia semakin semangat dan desahan nafasnya membuat 100% tegangan tinggi. Kugerakkan tangan ke arah Lubang Kesenangan dunia. Kuotak-atik daerah lubangnya desahannya semakin kencang.

Pada saat itu dia menjilat seluruh tubuhku tanpa kaku, dan akhirnya Mr. P ku dipegang lalu dimasukkan secara berlahan, Semakin dalam semakin di menjerit kesakitan dan kenikmatan bercampur, Haaahhh, Oyeeeeeee Yessssss itu suara yang terdengar ditelingaku sambil mengatakan” Mas… Bolehkan aku sering main kesini..?” dengan nada yang lemas……

0 komentar: